oleh

Diskominfo Pemkab Jayapura Siap Melauncing Radio Streaming

Sentani,(KT) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui dinas komunikasi dan informatika,(Diskominfo) dalam waktu dekat siap launcing program informasi dan publikasi berupa media sosial,(Medsos) dalam bentuk radio streaming. Hal itu bertujuan guna menunjang terwujudnya radio streaming. Saat ini sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jayapura.

Rencana pembentukan media online dalam bentuk radio steraming tersebut terwujud dari proyek perubahan salah satu peserta Diklat PIM II Pemerintah Kabupaten Jayapura yang juga sebagai salah satu Kepala Bidang (Kabid) di Diskominfo, Fred Modouw.

Serangkaian persiapan mulai dilakukan, terakhir pada, Sabtu (09/11) kemarin menyelenggarkan salah satu tahapannya yakni, pembekalan tim kerja proyek perubahan dalam rangka pengembangan publikasi dan informasi masyarakat berbasis media online dalam bentuk radio steraming.

Pemerintah Kabupaten Jayapura sejak tahun 2009 lalu telah mendirikan sebuah Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL)Radio Khenambai Umbai (RKU). Untuk peningkatan layanannya maka diperlukan inovasi baru yakni, radio tersebut dinaikan statusnya menjadi radio streaming.

“Peningkatan status layanan radio bermula dari proyek perubahan Pak, Modouw selaku siswa Diklat PIM III,’ ujar Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST kepada wartawan di Ruang Rapat Diskominfo, Sabtu (09/11/2019) melalui reles yang diterima,Minggu (10/11/2019)malam.

Dikatakannya, sebagaimana diketahui, siswa Diklat dituntut untuk melahirkan inovasi baru dalam bidan kerja masing-masing. Maka pak Modouw menentukan proyek perubahannya adalah meningkatkan status LPPL RKU dari pengaksesannya lewat frekuensi ke radio steraming.

Menurutnya, wilayah Kabupaten Jayapura yang sangat luas dengan medan yang rumit membuat sulit bagi masyarakat di kampung-kampung mengakses informasi. Sebab itu, kehadiran media online dalam wujud radio streaing diharapkan mampu menjawab kesulitan masyarakat tersebut.

Sementara itu, siswa Diklat PIM III Kabupaten Jayapura, Fred Modouw mengungkapkan, dia memilih judul proyek perubahan itu dikarenakan, pentingnya peningkatan layanan LPPL RKU sebagai media milik pemerintah dapat penyampaian informasi pembangunan bagi masyarakat secara maksimal.

Dirinya berharap, agar setiap upaya yang dilakukan olehnya untuk peningkatan status LPPL RKU tidak dianggap sebagai langkah guna memenuhi tuntutan Diklat PIM III, tetapi lebih daripada itu adalah untuk melayani kebutuhan informasi publik di Bumi Khenambai Umbai.

“Dengan menghadirkan radio streaming maka sudah tentu semua informasi pembangunan di daerah ini dapat tersampaikan secara lengkap lewat radio bagi masyarakat di kampung-kampung, sebab itu dibutuhkan kesriusan dan komitmen setiap kru yang bekerja di radio,” tutupnya.(TOM)

Bagikan :

News Feed