oleh

Tidak Semua SMA Di Wamena Laksankan Ujian Sekolah

Wamena (KT) – Pelaksanaan ujian sekolah selayaknya harus diikuti oleh anak-anak didik yang duduk bangku sekolah.

Namun hal ini tidak nampak di beberapa sekolah di Wamena, karena pelaksanaan Ujian sekolah yang diselenggrakan serentak di Kabupaten Jayawijaya, tidak dilaksanakan oleh beberapa sekolah yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Sekolah yang tidak melaksankan Ujian Sekolah diantaranya, Sekolah SMP Dan SMA Yasores serta SMK Ninabua Wamena.

Dari pantauan Media ini di dua sekolah diatas, kegiatan proses pendidikan tetap berjalan, namun tidak melaksankan ujian sekolah, karena anak-anak didik yang datang hanya bermain setelah itu langsung pulang.

Sedangkan di SMK Ninabua, semua pintu sekolah masih tertutup dan terkunci, bahkan tidak nampak suasana proses belajar mengajar di lingkungan sekolah, walaupun ada beberapa anak sekolah yang datang.

Guru bidang Kesiswaan SMK Ninabua Wamena, Welison Inggibal, S.Pd mengakui, siswa baik perempuan maupun laki-laki yang aktif ke sekolah hanya mencapai 80 murid.

Sedangkan untuk pelaksanaan Ujian sekolah, Welison mengakui, memang SMK Ninabua tidak melaksankan ujian sekolah, namun pihaknya hanya mengambil nilai dari Forto Polio, artinya nilainya diambil dari sisi kehadiran siswa, nilai praktek dibengkel dari masing-masing 6 jurusan.

Selain itu, tidak dilaksankannya ujian di SMK Ninabua dikarenakan belum adanya tenaga pegajar yang datang ke SMK Ninabua.

Sementra itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Yasores, Ibu Maryam mengakui, tidak dilaksankan ujian di SMA Yasores dikarenakan kehadiran siswa yang tidak konsisten.

“Jadi hari ini datang besok tidak datang lagi, namun kita tetap menyiapkan pelaksanaan semester,” ungkap Maryam.
Diakui, kehadiran siswa di SMA Yasores juga hanya mencapai 71 orang.

Dipastikan, pihak sekolah akan selalu siap untuk melaksankan ujian seklah bagi murid SMA SMP Yasores.(NP)

Bagikan :

News Feed