oleh

Soal Penyelesaian HAM Papua, Begini Jawaban Menkopolhukam

JAYAPURA (KT) – Menkopolhukam Mahfud MD memastikan persoalan HAM Papua akan tetap diselesaikan. Ia menyebut ada tiga jalur penyelesaian yang dilakukan pemerintah untuk penanganan persoalan HAM di Indonesia termasuk Papua.

Pertama, kata Mahfud, pemerintah akan menjelaskan dan memaparkan kasus HAM yang telah selesai melalui aturan dan perundangan. Dimana proses hukum terhadap pelaku pelanggar HAM telah diadili.

“Kan sudah banyak yang diadili, tapi masih di teriak-teriakan terus padahal pelakunya sudah dihukum, ini lah yang akan dijelaskan melalui undang-undang, bahwa ini sudah selesai,” kata Mahfud kepada wartawan usai tatap muka bersama mahasiswa dan pemuda di Jayapura, Sabtu (30/11/2019)

Selanjutnya, kata Mahfud, pemerintah akan melakukan pengawasan terhadap kasus yang saat ini masih dalam proses peradilan. Ia mencotohkan dua kasus pelanggaran HAM Papua yang saat ini belum diselesaikan lantaran splite perkaranya.

“Nah ini yang akan kita awasih sama-sama,” katanya.
Dan terakhir, sambung Mahfud untuk kasus HAM yang tidak bisa diadili, lantaran subjek ataupun objek dan barang buktinya tidak ada akan dilakukan non yudisial.

Lebih jelasnya Mahfud meminta masyarakat untuk memahami bahwasanya, pelanggaran HAM yang terjadi tidak seperti di zaman Orde Baru, sehingga cara penanganannya pun harus dimaklumi.

“Kalau sekarang ini, penanganannya dilakukan cara lain, yang lebih soft, karenanya pelanggaran HAM yang terjadi itu sifatnya vertical yakni antar masyarakat dengan masyarakat,” jelasnya.

Dimana pelanggaran HAM yang terjadi saat ini lebih kepada peristiwa horizontal, yakni antara masayrakat dengan masyarakat. Sementara di Zaman Orba, pelanggaran ham yang terjadi saat itu bersifat reperesif.

“Dulu, pelanggaran HAM bersifat structural vertikal yang dilakukan oleh negara dari atas ke bawah, untuk melindungi negara. Kalau sekarang, masyarakat bisa lihat sendiri ada kelompok rakyat mengusir rakyat yang lain, pendatang diusir oleh penduduk asli, nah itu kan horizontal, dan pemerintah sedang mengurangi itu,” kata Mahfud. (TA)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed