oleh

Lima Daerah di Papua Menerima 1 Unit Ambulance, Yolanda Tinal : Gunakan Dengan Baik Untuk Membantu Masyarakat

Sentani,(KT)- Lima daerah yang terdiri dari, Kota Jayapura,Keerom,Kabupaten Jayapura, Lanny Jaya, dan Jayawijaya menerima bantuan 1 unit mobil ambulance dari Ketua Palang Merah Indonesia,(PMI) Provinsi Papua,Ny.Yolanda Tinal,SE. Penyerahan lima mobil ambulance tersebut dilakukan setelah pelantikan kepengurusan PMI Kabupaten Jayapura dengan masa periode 2019- 2924 yang dilaksanakan diaula Kantor Bupati Jayapura, Rabu (4/12/2019)siang.

Ketua Palang Merah Indonesia,(PMI) Provinsi Papua,Ny.Yolanda Tinal,SE mengatakan, melalui mobil ambulance yang diberikan maka diminta PMI setiap pengurus harus yang terdepan dan terutama didalam hal memberikan pertolongan bagi siapa saja yang membutuhkan pertolongan,” katanya.

Lanjutnya,tak ada alasan lagi bagi PMI untuk tak melakukan pertolongan bagi yang membutuhkan sebab semua daerah sudah saya bantu bahkan sampai diatas juga saya bantu.

“ Mau alat-alat, tandu-tandu bahkan pakaian saya bantu dan kasi sehingga tak alasan lagi. Sekarang giliran lima daerah namun sebelumnya, daerah Merauke juga menerima bantuan ambulance beserta tangki air sebab PMI ketika melakukan tanggap darurat air sangat dibutuhkan. Bukan itu saja, peralatan emergencey juga kami sudah punya sehingga tak ada alasan lagi dan itu sebagai bentuk perhatian saya bagi PMI di Tanah Papua,” ujarnya.

Masih katanya,peringatan bagi pengurus PMI ditingkat daerah di Provinsi Papua agar tidak menggunakan mobil ambulance hanya dengan berjalan dengan keluarga sebab jika ketahuan maka saya akan tarik kembali sebab keinginan saya mobil itu bukan untuk keluarga sambil berjalan-jalan namun memberikan pertolongan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, masyarakat juga tidak dipungut biayai ketika akan menggunakan mobil ambulance sebab jika ada yang seperti itu maka diminta segera melapor kepada saya karena itu sukarelawan guna membantu rakyat Papua. Jadi, dimana ada susah tidak pilih bulu mau siang dan malam termasuk orang susah tidak boleh bayar namun sukarelawan,” ungkapnya. (TOM)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed