oleh

Proyek Ruko JJ Permudah Pengusaha Asli Papua

Wamena (KT) – Proyek Perubahan dan Sosialisasi tentang Rumah Konstruksi Jalan dan Jembatan atau di singkat “Ruko JJ” dapat menawarkan solusi dan kemudahan bagi pengusaha Asli Papua khusus Jayawijaya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupten Jayawijaya, Andre Kindangen mengungkapkan, melalui sosialisasi Ruko JJ yang dilaksanakan, dapat memberikan kemudahan bagi Pengusaha khusus Asli Jayawijaya terutama dalam megambil paket pekerjaan dan kegiatan serta dapat memehamai administrasi proyek.

“Sebab untuk jalan dan jembatan ini cukup rumit, beda halnya dengan perumahan dan bangunan” kata Sekretaris Dinas PU, Andre Kindangen, Rabu (4/12/2019)

Andre Kindangen sendiri sebagai peserta Diklat PIM II, yang dilaksankan oleh Badan Diklat Provinsi bekerjasama dengan LAN Makasar.

Menurutnya, untuk proyek jalan dan jembatan memiliki spesiikasi-spesifikasi yang khusus dari sisi teknisnya dan juga harus memiliki tenaga ahli yang baik dan juga di tunjang dengan peralatan kerja yang memenuhi syarat.

Sehingga memalui kegiatan Sosialisasi Proek JJ, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang baik kepada pengusaha Asli Jayawijaya.

Selain itu, setiap pengusaha harus berurusan dengan pengurusan administrasi yang diharuskan semuanya menggunakan sistim Online, sehingga sangat penting adanya pendampingan-pendampingan, dengan tujuan agar ada niat dan kemauan dari Pengusana untuk tetap berusaha.

Diakuinya, pelaksanaan Proyek JJ merupakan Implemenasi Proyek Perubahan dirinya yang dilaksanakan di Kabupaten Jayawijaya, dengan judul Sosialisasi Rumah Konstruksi Jalan dan Jembatan (Ruko JJ).

Diakuinya, Proyek Ruko JJ sudah berjalan sejak awal bulan Oktober 2019 hingga akhir November 2019 dan telah berjalan sebagaimana yang kita harapkan.

“Dengan kegiatan Proyek JJ di Kabupaten Jayawijaya, tentunya akan ada pendampingan khusus bagi Pengusaha Asli Jayawijaya dalam bidang Konstruksi Jalan dan Jembatan,” kata Andre.

Dikatakan, dasar diambilnya Proyek Perubahan Ruko JJ berdasarkan adanya keluahan kontraktor pengusaha asli Papua Jayawijaya yang mengeluh karena tidak mendapatkan proyek khusus pekerjaan jalan dan jembatan.

Diakuinya, masih sangat minim sekali kontraktor atau pengusaha asli Papua yang mengelola dan mengerjakan pekerjaan Jalan dan Jembatan.

Sehingga dengan adanya kegiatan Proyek JJ di Jayawijaya, dapat mempermudah pengusaha asli Jayawijaya untuk bersaing dengan Pengusaha-pengusaha yang lain, baik yang ada di Papua maupun pengusaha yang ada di luar Papua.

Ditambahkan Andre, kegiatan Proyek Ruko JJ sudah berjalan sesuai dengan tahapan pembentukan tim, sosialisasi dan pendampingan, walaupun kegiatannya akan dilakukan dalam jangka pendek, namun akan diusahakan ditahun depan untuk melaksankan kegiatan yang sama dengan jangka panjang.

Terget yang ingin di capai, Jelas Andre, dari 80 pengusaha asli Jayawijaya, dirinya menargetkan bisa mencapai 20 hingga 30 pengusaha asli Jayawijaya yang berhasil.(NP)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed