oleh

KPU Papua Gelar Leadership Training Mental Karakter Penyelenggara Untuk 11 Kabupaten

Sentani,(KT)- 11 Kabupaten di Provinsi Papua yang akan melaksanakan Pilkada ditahun 2020 mengikuti kegiatan leadership training mental karakter penyelenggara pemilu yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum,(KPU) Provinsi Papua disalah satu hotel di Kota Sentani dari tanggal 5-10 Desember 2019.

Ketua KPU Provinsi Papua, Theodorus Kossay,S.S.M.Hum kepada wartawan mengatakan, adapun 11 Kabupaten itu antara lain, Keerom, Mamberamo Raya, Supiori,Waropen, Nabire,Yalimo,Pegunungan Bintang,Yahukimo,Bovendigul,Merauke,dan Asmat,”katanya, usai membuka kegiatan leadership training mental karakter penyelenggara, Kamis (5/12/2019) malam kemarin.

Tujuanya kegiatan,Ia menjelaskan, guna mempersiapkan mental,karakter penyelenggara sebab dari sisi profesionalisme umumnya penyelenggara sudah tahu dari kepemiluan melalui bimtek, rakornas,konsoldas yang telah diikuti beberapa kali namun untuk pembentukan mental,karakter sebagai seorang penyelenggara pemilu dianggap penting,” jelasnya.

Lanjutnya,resolusi konflik juga harus dimiliki seorang komisioner sehingga pada tahapan pemilu dikedepankan mentalitas yang baik dalam arti, kejujuran yang diajarkan dalam kegiatan ini. Rasa aman kepada orang lain, patuh terhadap aturan, rasa empati dan simpati itulah yang diajarkan bagi penyelenggara bermanfaat digunakan bagi penyelenggara dalam menjalankan sejumlah tahapan.

“Jadi, refleksi pertama adalah diri sendiri lalu. Jika diri sendiri sudah siap maka bisa membantu orang lain. Itulah yang kita dorong , bila diri bisa direfleksikan maka membantu orang lain juga bisa dan kedepan bersama-sama bangun Papua maka tema yang kita usung adalah aku berubah, KPU Papua berubah, Papua berubah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Mikha Sraun,SE mengatakan, untuk materi kegiatan adalah intinya pembentukan karakter ,mental dan spritual bagi peserta dari 11 Kabupaten di Papua guna mempersiapkan Pilkada ditahun 2020.

“ Kegiatan ini dianggap perlu sekali bahwa, selama ini bimtek dan sosialisasi hanya bersifat pengetahuan namun kali ini lain dan itu lebih kepada pembentukan karakter dan mental spiritual dari 5 komisioner dan 1 sekretaris dari 11 Kabupaten di Papua ,” katanya.(TOM)

Bagikan :

News Feed