oleh

Usai Dikunjungi Bupati Jayapura, Polres Jayapura Tangguhkan Penahanan 20 Tersangka Makar

Sentani,(KT)- Bupati Jayapura,Mathius Awoitauw,SE,M.Si mengunjungi 20 tersangka makar yang saat ini menjalani penahanan di Rutan Polres Jayapura.

Menurutnya, 20 orang itu merupakan korban yang diajak untuk berpartisipasi pada 1Desember 2019 lalu. “Dari pengakuan mereka bahwa,mereka dijebak atau diajak orang lain dan kini mereka menyesal dan berjanji tidak akan terulang lagi. Itu yang tadi kita ingin dengar dari mereka sekaligus diberikan arahan-arahan dan nasehat bahwa, Pemerintah Kabupaten Jayapura mempunyai perhatian besar ke kampung-kampung,” ucapnya usai bertemu 20 tersangk makar di Obhe Mapolres Jayapura, kamis (12/12/2019) pagi.

Lanjutnya, tak hanya itu kita juga berikan ruang bagi masyarakat adat yang didalamnya juga gereja harus bicara sambil tumbuh secara terus menerus. Tujuannya,supaya mereka lebih terpacu membangun kampungnya dan kita akan terus lakukan itu.

“ Ikut hasutan orang dan takjelas. Mereka juga mengaku bahwa, tidak jelas apa acaranya dan dimana . Kita melihat kasihan juga, jujur memang jika dengan aktivitas tak jelas tentunya merugikan kita. Jadi, kita kunjungi sambil bertukar pikiran. Harapan mereka bisa kuat dan berharap dengan kondisi seperti itu bisa pulang. Yang penting mereka menjadi corong bahwa,apa yang dilakukan adalah salah,”ujarnya.

Masih katanya,kasihan mereka dengan kondisi seperti itu terlebih di bulan desember dalam menyambut perayaan natal yang akan kita rayakan.

Soal permintaan,Bupati mengatakan,tentunya ada permintaan kepada Polres Jayapura mengingat mereka itu adalah korban dari orang lain,” katanya.

Sementara itu,Kapolres Jayapura,AKBP Viktor Dean Mackbon mengatakan, setelah 20 orang ditetapkan sebagai tersangka makar,Pemerintah Kabupaten Jayapura memberikan perhatian kepada warganya.

Dikatakannya,kehadiran Bupati tentunya kedepan memberikan harapan bagi mereka yang saat ini menjalani proses hukum bisa juga merasakan perayaaan natal yang digelar dibulan Desember ini,” katanya.

Kapolres menegaskan,20 tersangka makar tentunya akan diberikan pengajuan penangguhan penahanan sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan tentunya mereka menjadi corong penyampaian pesan kepada masyarakat yang lain di Kampug untuk lebih memahami dan upaya dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam membangun potensi di Kampung untuk kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Soal penangguhan,Kapolres mengungkapkan,menunggu dari pihak keluarga dari masing-masing tersangka makar baik dari perwaliannya bisa mengajukan. “ 20 tersangka makar akan ditangguhkan namun itupun harus pertimbangan subyektif penyidik yang tentunya harus lebih dulu melewati gelar perkara ,” ungkapnya.

Sebelumnya, Polres Jayapura mengamankan 34 simpatisan Papua Merdeka yang tergabung dalam tentara pembebasan nasional Papua Barat atau TPNPB di wilayah Sarmi dan Distrik Demta,Kabupaten Jayapura yang ditangkap pada hari Sabtu malam tanggal 31 November 2019 dipertigaan lampu merah bandara dengan menggunakan 1 truk saat hendak menuju ke Lapangan Trikora guna mengikuti upacara 1 Desember 2019 . Dari, 34 simpatisan tersebut 20 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka kasus makar yang kita bakal ditangguhkan penahanannya.(TOM)

Bagikan :

News Feed