oleh

Baru Puskesmas Depapre Yang Rehabilitasi Narkoba

Sentani,(KT)- Berdasarkan data BNN Kabupaten Jayapura disebutkan bahwa, dari sejumlah puskesmas yang telah dilatih khusus petugas rehabilitasi di Intansi Pemerintah Kabupaten Jayapura ditahun 2019 tentang penyalahgunaan narkoba hanya puskesmas Depapre menerapkannya sedangkan yang lain belum sama sekali.
“ Dari 6 puskesmas termasuk rumah sakit Yowari yang telah dilatih petugasnya tentang rehabilitasi di Intansi

Pemerintah oleh BNN sampai saat ini baru puskesmas Depapre yang menerapkan dan melaksanakan rehabilitasi tersebut. itupun baru 1 residen yang ditangani puskesmas Depapre dari target yang telah diberikan BNN,”kata kepala seksi rehabilitasi BNN Kabupaten Jayapura,Yulius Panggau didampingi Kepala P2M, Adolmina dan Kepala BNN Kabupaten Jayapura, Arianto serta Plt Kepala seksi pemberantasan, Samsul Alam dalam press reles BNN Kabupaten Jayapura, senin (16/12/2019) siang.

Lanjutnya, untuk rehabilitasi khusus rawat jalan di klinik berjumlah 45 orang namun itu belum ditambah dari yang dirujuk ke Bahdoka dan Lido mengingat pasien tersebut terbilang parah bahkan 1orang ada dirujuk kerumah sakit jiwa sehingga jika ditotal berjumlah 50 orang.

Masih katanya, untuk pasien yang paling banyak direhabilitasi mengkonsumsi ganja tercatat 46 orang lalu shabu 4 orang. Untuk tingkat umur dari pelajar,” katanya.(TOM)

Bagikan :

News Feed