oleh

Penerbangan Perdana, Susi Air Siap Layani Warga Peguteng

Wamena (KT) – Kehadiran Armada Susi Air di Kabupapten Jayawijaya tentunya sangat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat khususnya transportasi udara.

Kehadiran Aviasi Susi Air di Kabupaten Jayawijaya dan telah dilounching Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama Kepala UPBU Bandar Udara Wamena tentunya telah siap melayani kebutuhan masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya dan khususnya di Wilayah Pegunungan Tengah Papua.

“Kami dari pemerintahan daerah memberbaikan apresiasi dengan apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat karena kebijakan ini menjadi kebijakan yang berkelanjutan,” ungkap Pelaksana Tugas Sekda Kabupaten Jayawijaya, Drs.Tinggal Wusono, Rabu (15/1/2020) usai melonching terbang perdana Pesawat Susi Air di bandar Udara Wamena.

Plt. Setda Kabupaten Jayawijaya Bersama Kabandara Wamena Saat Melounching Terbang Perdana Pesawat Susi Air Di Wamena Kabupaten Jayawijaya

Dirinya berharap, dengan adanya kebijakan subsidi pesawat perintis ini dapat di sosialisasikan secara baik, sehingga penerbangan dan tujuannya pada lokasi tertentu terutama di Distrik Trikora Bandara Enggolok bisa benar-benar di manfaatkan secara baik oleh masyarakat.

Dengan adanya subsidi pesawat perintis Susi Air, ungkap Plt. Sekda, paling tidak memberikan nilai yang lebih dengan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah, karena apa yang sudah dilakukan merupakan tindakan nyata kehadiran pemerintah ditengah-tengah masyarakat.

“Kita juga akan koordinasi dengan teman-teman perhubungan sehingga jangka waktu satu tahun pelaksanaan Subsidi di daerah ini benar-benar di manfaatkan,” kata Plt. Sekda Jayawijaya.

Untuk masalah harga Subsidi, jelas Plt. Sekda Jayawijaya, Tentunya masyarakat harus menyesuaikan dengan apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah.

Tetapi sebenarnya masyarakat sangat diuntungkan pertama terkait dengan harga yang sudah di subsidi intinya sudah dibayar sesuai dengan persentase yang dianggarkan oleh pemerintah.

Selain itu, ada kepastian dari sisi penerbangan pada lokasi yang di tuju, sehingga masyarakat diharapkan benar-benar dapat memanfaatkan penerbangan bersubsidi yang sudah di jadwalkan pemerintah.

Tujuannya, jelas Plt. Sekda Jayawijaya, dapat membuka keterisolasian termasuk untuk dukungan logistik pada masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat bisa dilakukan, dan terutama masyarakat yang ingin mengurus segala sesuatunya ke Kabupaten bisa terfasilitasi dengan baik

Sementara itu, Kepala UPBU Klas II Wamena, Paryono memastikan, penerbangan perintis Susi Air sudah dilakukan sejak hari jumat tanggal 10 Januari 2020.

Diakui, dalam penerbangan perintis di Wamena kami menyiapkan 17 rute ke wilayah pos-pos, ini tentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Wilayah pegunungan Jayawijaya dan pegunungan tengah Papua.

“Memang benar yang disetujui adalah untuk melayani masyarakat dan pada penerbangan itu kami sudah menyiapkan daftar harga dan rute tujuan penerbangan pesawat perintis agar masyarakat bisa mengetahui tujuan keberangkatan mereka,” kata Paryono.

Untuk jadwal penerbangan dan daftar harganya sendiri, Jelas Paryono kita akan tampilkan jadwalnya dan kami juga akan publis harganya kepada masyarakat.

Diakui, untuk wilayah Kabupaten Jayawijaya dan pegunungan tengah Papua, Susi air menyiapkan dua Armada jenis Pilatus dan Karavan.

“Penerbangan perintis di Wilayah pegunungan akan menggunakan pesawat susi air tipe Pilatus dan juga pesawat jenis karavan, sehingga untuk wilayah gunung ada dua armada yang disiapkan dan keduanya standby di lapangan udara Wamena,” kata Kabandara Wamena.

Untuk kapasitas muatannya sendiri, jelas Paryono, batas maksimum muatan untuk saat ini sebesar 750 Kg untuk jenis pesawat Pilatus, sedangkan untuk karafan sebesar 850, namun nanti dilihat dari kondisi medan dan faktor lainnya, sehingga tidak menutup kemungkinan bobot yang ada bisa dikurangi.(NP)

Bagikan :

News Feed