oleh

Kapolda Pimpin Upacara Pembentukan Bintara 2018

Jayapura–Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafly Amar memimpin jalannya upacara
pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Perbatasan Polri Tahun 2018 di Lapangan Rastra Samara SPN Jayapura.

Hadir Waka Polda Papua, Wakapolda Papua Barat, para Pejabat Utama Polda Papua, Ketua Bhayangkari Daerah Papua dan para pengurus, para peserta upacara dan orang tua dari para siswa Diktukba Polri tahun 2018.

Rangkaian pelaksanaan Upcara, Pengecekan Pasukan, Pernyataan pembukaan, Pemasangan/penyematan tanda Pangkat Seba dari Kapolda Papua kepada Siswa yang ditunjuk, Pemotongan rambut dan penyiraman bunga kembang ke 4 siswa yang di tunjuk.

Sambutan Kapolri dibacakan Kapolda Papua selaku Inspektur Upacara Pembukaan pendidikan prmbentukan bintara polri tahun 2018. “Saya mengucapkan selamat kepada 8.400 peserta pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2018 terdiri dari 8000 pria dan 400 wanita atas keberhasilan saudara melewati rangkaian seleksi yang diselenggarakan secara profesional transparan jujur dan kompetitif,”kata Kapolri seperti dibacakan Kapolda.

Keberhasilan para siswa dalam melewati tahapan seleksi merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus senantiasa disyukuri pencapaian yang telah saudara Ray sampai dengan hari ini bukanlah sesuatu yang mudah saudara terpilih di antara puluhan ribu peserta seleksi untuk mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri.

Oleh karena itu wujudkan rasa syukur tersebut dengan Mengikuti pendidikan dengan penuh motivasi semangat dan tekad yang kuat sehingga pada waktunya nanti saudara tetap dilantik menjadi seorang Brigadir Polri yang profesional modern dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Hadirin dan peserta upacara yang saya hormati membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas karena tantangan tugas yang dihadapi oleh Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri akan semakin Kompleks hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari perkembangan lingkungan strategis baik dalam tataran Global regional maupun di dalam negeri.

“Harus saudara kandung pada saat ini kita berada pada era demokratisasi di mana kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat implikasi dari gelombang demokratisasi ini telah mengubah wajah kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara di mana Hal ini ditandai dengan menguatnya peran masyarakat,”ujarnya.

Serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan berlatih dengan disiplin semangat dan penuh tanggung jawab Ingatkan setiap langkah yang sudah tempuh sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara ingat selalu pesan Presiden Republik Indonesia Bapak Insinyur Haji Joko Widodo bahwa polisi bukan sekedar profesi tetapi juga sebuah jalan untuk mengabdi.

Oleh karena itu mulai dari saat ini di awal perjuangan saudara Mengikuti pendidikan untuk menjadi anggota Polri tanamkan Tekad dan luruskan bahwa menjadi anggota Polri bukan semata-mata menjadi profesi memperoleh penghidupan namun juga untuk jalan memberikan pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara. Selalu kepada Pusdik Binmas kapusdik Sabhara dari setiap Polda beserta tenaga Didik pelatih pengasuh saya titipkan para siswa calon Bintara Polri.

Untuk dididik dilatih dibimbing dan mendidik peserta didik dengan sebaik-baiknya Pimpinan lembaga pendidikan harus memberikan perhatian penuh terhadap keberhasilan para peserta didik Ingatlah bahwa Kesuksesan kita dalam mencetak kader-kader yang berkualitas akan berpengaruh besar bagi eksistensi dan kinerja kepolisian kedepannya.

Kapolda Papua menambahkan, Para siswa yang setelah mengikuti pendidikan sealam 7 bulan kedepan, selanjutnya akan ditempatkan untuk memperkuat di pos-pos perbatasan yang ada di Papua, pos polisi maupun polsek-polsek yang masih memerlukan penambahan jumlah personel. Selain itu, ada juga polsubsektor baru yang akan ditempati oleh para siswa ini. Polda Papua akan mendidik sebanyak 529 orang siswa, antara lain dari Polda Papua Barat, Polda jawa Timur, Polda Maluku dan Polda NTB. Untuk tenaga pendidik telah di siapkan dari SPN dan beberapa perwira dari Polda untuk melakukan pelatihan maupun pelajaran selama pendidikan para siswa, selain itu kami juga akan mengundang para pengajar dari luar sesuai kebutuhan dan tuntutan tugas dimasa depan diantarnya pengetahuan untuk menghadapi maraknya penggunaan media sosial, ini juga menjadi pemahaman yang akan diberikan kepada para siswa yang akan menjadi sumber berita dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan kepolisian.(brm)

Bagikan :

News Feed