oleh

Polresta Jayapura Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa di 3  Distrik

JAYAPURA,- Polres Jayapura Kota sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi penyalahguaan dana desa  pada tiga Distrik di Kota Jayapura. Bahkan, salah satu distrik saat ini sementara dilakukan audit investigasi oleh BPKP RI, dengan total anggaran mencapai tiga miliar rupiah, tahun anggaran 2016. Demikian diungkapkan Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas kepada wartawan di Mapolres Jayapura Kota, Senin.

“Untuk target di tahun 2018 lima kasus, belum masuk ke penyidikan, masih dikerjakan tiga kasus dalam proses penyelidikan, satu kasus berpotensi saat masih audit investigasi oleh BPKP, untuk kasus dana, tiga kasus dalam penyelidikan, yang satunya masih di audit semoga secepatnya naik ke penyidikan,” ungkapnya

Kapolres menjelaskan, kasus dugaan korupsi dana tersebut ditemukan pada tiga Distrik di Kota Jayapura, yakni Distrik Muaratami, Jayapura Selatan dan salah satu distrik lainnya yang lupa disebut Kapolres, di mana pada salah distrik alokasi dana Desa  sebesar Rp 3 miliar,

“Dana desa , di distrik Muratami, yang sedang di audit, diduga terjadi penyalahguanan dana desa  untuk pengerjaan proyek, di mana alokasi dana desa tersebut sebesar tiga miliar, tahun anggaran 2016,”ujarnya.

Ditempat yang sama Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota, AKP Sugeng Ade Wijaya  enggan untuk menyebutkan jumah kerugian Negara dalam  kasus dana desa tersebut, dengan alasan menunggu hasil audit BPKP, sehingga itu pihaknya tidak mau mengeria-gira.

“Kita tidak bisa mengira-ngira untuk kerugiannya, karena masih menunggu hasil audit BPKP, kalau hasilnya sudah keluar baru kita bisa kasih penjeleasan,” terangnya.(al)

 

 

 

Bagikan :

News Feed