oleh

Budi Daya Kopi Berdampak Positif Bagi Petani Wamena

Wamena – Budidaya tanaman kopi di Papua terutama di kota Wamena tampaknya mempunyai dampak positif tersendiri bagi para petani kopi di Wamena. Hal itu terungkap saat Tim Binmas Noken mengunjungi  Petani Kopi, Maximus di Kampung Yagara, Selasa 14 Agustus.

Maximus mengatakan bahwa program dari Binmas noken Polri ini sangat membantu dirinya untuk meningkatkan perekonomian pribadinya dan Maximus berharap adanya perhatian khusus dari pihak pemerintah terkait untuk serius melihat usaha di bidang kopi ini.

Petani Kopi Maximus di Kampung Yagara

“Program yang dilaksanakan oleh Kepolisian melalui Binmas Noken sangata membantu saya dan masyarakat yang ada di Lanny Jaya, dengan program yang sudah berjalan ini semoga pemerintah daerah ikut serius membantu demi kesejahteraan masyarakat Lanny Jaya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga Prof. Hermawan Sulistiyo, PhD atau yang biasa disapa dengan panggilan Prof. Kiki yang juga ikut menyaksikan tanaman kopi milik Maximus Lanny bahwa kopi Wamena adalah jenis kopi Arabica dan merupakan varietas biji kopi yang baik karena tumbuh di ketinggian diatas 3000 hingga 5000 kaki di atas permukaan laut.

Hal inilah yang membuat kopi Wamena ini terbaik dan merupakan kopi yang paling enak di Indonesia.

“Jadi, sangat disayangkan jikalau peluang ini di sia – siakan dan tidak adanya perhatian dari instansi terkait di kota Wamena demi membantu para program kebun kopi Wamena,” tutur Prof. Kiki.(Ba)

Bagikan :

News Feed