oleh

Hari ini IJTI Papua Gelar Ujian Kompetensi Jurnalis Televisi

Jayapura,Kawattimur – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Wilayah Papua, Jumat 24 Agustus 2018, menggelar Ujian Kompetensi Jurnalis (UKJ) bagi Jurnalis Televisi yang bertugas di Provinsi Papua.

Kegiatan yang digelar mulai dari tanggal 24 – 26 Agustus 2018 ini, melibatkan 12 Peserta yang berasal dari beberapa kabupaten yang ada di Papua, yakni Kabupaten Timika, Merauke, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

“Ini merupakan kegiatan UKJ pertama bagi jurnalis televisi yang digelar di Provinsi Papua. Kami berharap dari awal hingga penutupan ujian nanti semua bisa berjalan dengan baik,” ungkap ketua panitia UKJ IJTI Papua, Andre Kirwel kepada Kawattimur, saat ditemui di Grand Abe Hotel, lokasi UKJ, Jumat 24 Agustus sore.

Andre menuturkan, bahwa giat UKJ hari ini diawali dengan workshop dan diskusi yang bertajuk “Peran Media Dalam Menangkal Berita Hoax di Papua”, dengan melibatkan narasumber dari Polda Papua, Kodam XVII Cenderawasih, Jurnalis senior, mahasiswa, dan para penggiat media sosial di Kota Jayapura.

“Sengaja kami awali dengan workshop terkait isu Hoax, karena kami sebagai jurnalis resah dengan isu yang belakangan kian menyebar dan menimbulkan konflik di masyarakat, “ imbuh Andre yang kesehariannya bertugas sebagai kontributor di salah satu stasiun TV Nasional di Papua.

Sementara itu Ketua IJTI Pengda Papua, Meirto Tangkepayung, menambahkan, bahwa giat UKJ bagi Jurnalis Televisi merupakan salah satu program kerja yang diprioritaskan IJTI Papua di tahun 2018 ini.

“Selain bagian program prioritas kami di tahun 2018, UKJ bagi teman-teman jurnalis televisi ini juga merupakan kebutuhan bagi Jurnalis itu sendiri. Kami sebagai Organisasi Pers hanya menyediakan tempat dan sarana agar giat UKJ bisa di gelar di Papua, “ ungkap jurnalis Viva Group yang akrab disapa Nugie ini.

Nugie menambahkan jika UKJ ini sangat penting bagi para pemburu berita dan berguna untuk mengukur sejauh mana tingkat pemahaman wartawan tersebut, terkait tugas dan tanggung jawab nya sebagai pewarta.

“Saya berharap semua wartawan di Papua bisa mengikuti UKJ atau UKW yang di gelar oleh Organisasi Pers yang ada, sehingga kedepan wartawan yang bertugas di Papua benar-benar idependen, profesional dan berintegritas,” jelasnya.

Workshop dan UKJ IJTI Papua yang di sponsori oleh PT Freeport Indonesia ini, dibuka langsung oleh Walikota Jayapura, Benhur Tommi Mano. (ara)

Bagikan :

News Feed