oleh

Kejaksaan Eksekusi 24 Koruptor

JAYAPURA-Kawattimur, Sebanyak 24 terpidana kasus korupsi (koruptor) berhasil dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Jayapura sepanjang Januari hingga Agutus 2018. Rata-rata terpidana ini telah mendapat putusan pengadilan 5 tahun silam.

Hal ini dibeberkan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jayapura Arsito Djohar saat ditemui disela-sela proses penyerahan dua mantan pejabat Bank Papua cabang Kasonaweja di Kantor Kejari Jayapura, akhir pekan kemarin.

Arsito memaparkan, 24 terpidana korupsi ini merupakan tunggakan eksekusi Kejari Jayapura dari total 50 terpidana yang belum menjalani putusan pengadilan. Padahal putusan pengadilan telah dijatuhkan terhadap para terpidana korupsi tersebut.

“Mereka ini sudah divonis oleh Pengadilan Negeri Jayapura, namun belum menjalani hukumannya. Ada yang sudah 5 tahun mendapat putusan, namun masih diluar,” beber Arsito.

Arsito menuturkan, pihaknya telah berhasil mengidentifikasi 6 dari 26 terpidana yang masih berkeliaran di Papua. “Kami sudah mengetahui keberadaan 6 terpidana, kalau 20 terpidana lainnya masih kami cari-cari,” tuturnya.
Meski demikian, Arsito mengaku enggan menyebutkan target penuntasan eksekusi para terpidana korupsi ini.”Saya tidak mau menyebutkan target tahun ini tuntas, karena kami akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan tunggakan eksekusi,” tegas Arsito.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Sugeng Purnomo menyebutkan terdapat 50 terpidana kasus korupsi di Provinsi Papua yang masih berkeliaran bebas. Padahal para terpidana ini telah mendapat putusan hukum dari Pengadilan, namun belum menjalani masa hukuman.

Para terpidana telah mendapat putusan hukuman dari pengadilan sejak tahun 2010 hingga 2017. Tunggakan eksekusi terbanyak berada di wilayah Kejaksaan Negeri Jayapura dengan total 25 terpidana korupsi.
Kajati mengakui faktor geografis di Papua dan Papua Barat yang luas dan sulit dijangkau menjadi salah satu kendali proses eksekusi tersebut. Meksi demikian, ia menargetkan seluruh terpidana harus segera dieksekusi.(al)

Bagikan :

News Feed