oleh

Perguruan Karate Desak Forki Gelar Musprov

JAYAPURA Kawattimur,- Masa bakti kepengurusan Forki periode 2014-2018 sudah berakhir, Pengurus Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Papua didesak segera menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov).

Desakan itu disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) Kushin Ryu M Karatedo Indonesia (KKI) Papua Buce Hukunala kepada pers di Jayapura, Rabu, 26 September 2018. “kami dari KKI dan perguruan Karate lainnya berhadap Forki segera menggelar Musprov, mengingat, pelaksanaan pemusatan latihan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) segera dilaksanakan dalam waktu dekat,” ungkap Buce kepada pers di Jayapura.

Dikatakan, Papua sebagai tuan rumah PON harus lebih siap dalam menyiapakan atletnya, dan atlet Forki Papua itu dari berbagai perguruan karate yang ada di Papua, sehingga perlu ada koordinasi yang intens kedepan.

“Atlet berprestasi KKI sudah ikutkan pemusatan latihan, kita siapkan mereka lebih awal karena Forki sudah terlambat mempersiapkan atlet Papua menuju PON XX tahun 2020,”ujarnya.

Sekum Buce mengaku, dengan berakhirnya kepengurusan Forki, kami dari perguruan Karate kesulitan dalam melakukan komunikasi. “kita ingin komunikasi dengan pengurus yang aktif, berapa banyak atlet KKI yang akan dipanggil dalam pembentukan tim PON Papua,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Sekretaris KONI Papua, Kenius Kogoya mendesak Pengurus Provinsi (Pengprov) sejumlah cabang olahraga yang habis masa baktinya untuk segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda) membentuk kepengurusan baru.

“Pengprov cabang olahraga yang sudah dan akan habis masa baktinya itu adalah Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi), Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) dan Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti),” tandasnya. (get)

Bagikan :

News Feed