oleh

Percasi Papua Akan Turunkan 10 Atlet Ikut Kejurnas Di Aceh

JAYAPURA Kawattimur,- Persatuan Catur Seluruh Indonesi (Percasi) Papua, akan mengirimkan atlet-atletnya untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Percasi yang akan berlangsung di Provinsi Aceh dalam waktu dekat.

“Sebanyak 10 atlet akan kami ikut sertakan ikut Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur yang akan dilaksanakan di Aceh,” ujar Wakil Ketua Percasi Papua Vence Ropa yang di konfirmasi Kawattimur melalui ponselnya, Sabtu, 29 September 2018.

Ini untuk melakukan uji coba kekuatan di Kejurnas kali ini adalah yang pertama di tingkat Nasional bagi atlet papua.

“Kita harapkan lewat iven kejurnas ini bisa menambah jam terbang parah atlet kami nanti dalam persiapan menuju PON 2020, tentunya,” jelasnya.

Meskipun ada beberapa atlet yang telah jarang dan juga belum pernah mengikuti iven Nasional namun Percasi Papua juga telah mempunyai satu atlet yang diandalkan nanti dan yang akan dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON)XX tahun 2020.

“Mungkin ada beberapa atlet yang bisa dikatakan jarang dan belum pernah mengikuti Kejurnas namun ada yang menjadi andalan Percasi papua yang kami masukan untuk PON 2020 nanti,”terangnya.

Menurutnya, Percasi Papua juga telah menaruh harapan untuk dapat meraih hasil terbaik dalam Kejurnas yang akan diikuti nanti, karena dari ketiga kelas yang dipertandingkan yakni, Catur Kilat, Catur Standard dan Catur Standard Percasi Papua telah menyiapkan atlet yang memiliki kemampuan yang cukup mampu untuk bersaing di iven Nasional itu nanti.

Lebih lanjut, Fence menambahkan, dari sepuluh atlet yang telah diusulkan kepada KONI Papua tersebut terdiri dari empat orang atlet putri dan enam putra yang tergolong dalam kelompok senior.

“Kelompok senior itu dia wajib untuk mengikuti pertandingan tiga kategori, catur cepat, kilat dan standard, dengan harapan kita mengukur kemampuan dari atlet-atlet kita ketika mereka berlaga di Kejurnas nanti.”ujarnya

Terkait Target dari Percasi Papua, Fence menuturkan dalam iven Nasional tersebut Papua akan berusaha untuk dapat meraih satu medali emas, namun jika semua atlet yang hadir disana nanti dalam keadaan sehat maka tidak menutup kemungkinan untuk dapat meraih hasil lebih. “Catur kilat itu susah untuk diprediksi, jadi tiga menit itu harus selesai. Jadi dalam catur itu memang dibutuhkan konsentrasi yang tinggi. jadi tentunya saya berharap semua atlet pada saat sampai disana nanti akan sehat semua agar dapat bertading dengan baik dan dapat menunjukan kemampuan yang di miliki,” tutupnya.(get)

Bagikan :

News Feed