oleh

Warga diharapkan Manfaatkan Bantuan Beras Rastra

Wamena Kawat Timur, – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus menunjukan bukti pelayanannya kepada Seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya dan berhrap warga masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya tetap memanfaatkan beras rastra bantuan pemerintah yang diserahkan.

Bukti pelayanan yang ditunjukan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya ialah dengan langsung turun ke tengah masyarakat guna menyalurkan bantuan Beras Rastra kepada Masyarakat.

Penyaluran Beras Rastra kepada masyarakat di lakukan dan dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya yang nantinya akan di serahkan kepada dua distrik, diantaranya Distrik Wouma dan Distrik Welesi.

Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si dihadapan masyarakat mengungkapkan, penyaluran beras Rastra kepada warga masyarakat di dua distrik merupakan bukti pelayanan pemerintah Jayawijaya kepada masyarakat.

Menurut Bupati Banua, penyaluran yang dilakukan merupakan penyaluran beras rastra untuk bulan Januari dan Februari, sehingga sangat diharapkan agar bantuan beras rastra yang diberikan kepada masyarakat dapat dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya mau beras ini tidak singgah di Jalan, jadi saya langsung turun memantaunya agar masyarakat bisa terima ditangan dan saya harap beras ini tidak untuk diperjualbelikan lagi, tapi untuk makan sehari-hari,” kata Bupati Banua, Rabu (6/3/2019) saat menyalurkan beras rastra di hadapan masyarakat distrik Wouma Kabupaten Jayawijaya.

Diakui Bupati, Beras Rastra yang di salurkan kepada masyarakat Wouma sebanyak 14 Ton, dimana dalam penyalurannya dari gudang hingga ke distrik akan ditanggung oleh pemerintah Jayawijaya, sedangkan untuk ke rumah warga, merupakan tanggungjawab masyarakat penerima bantuan beras rastra yang telah di salurkan pemerintah Daerah.
Untuk pembangiannya sendiri, Bupati memastikan bahwa pembagian akan disalurkan kepada masyarakat berdasarkan jumlah Kepala Keluarga yang ada di setiap Kampung.
Dalam kegiatan penyaluran bantuan beras rastra itu, Bupati menegaskan agar kepala distrik Wouma segera membersihkan halaman kantor distrik Wouma agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan di kantor Distrik Wouma.

“Saya minta kepala distrik sudah bisa tempati Kantor Distrik, agar pelayanan dapat berjalan dengan baik dan tidak perlu melayani di kantor Kampung lagi,” kata Bupati Banua.

Selain itu, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Wilayah Distrik Wouma, Bupati memastikan akan menempatkan POS keamanan di Wilayah Distrik Wouma agar keamanan di Wouma tetap terjaga.

Menurut Bupati, Penempatan POS Keamanan di Distrik Wouma bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada aktifitas masyarakat, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud, dan untuk penempatan POS Keamanannya, Bupati memastikan akan menempatkan POS di dekat Jembatan Distrik Wouma.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Distrik Wouma, Sonny Matuan, Kepala Dinas Perhubungan Jayawijaya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya dan Kapolres Jayawijaya.

Sementara pada kesempatan yang sama , Pemda Jayawijaya bakal mengerjakan jalan tembus Distrik Wouma – Welesi.

Jalan Tembus yang menghubungkan Distrik Wouma dan Distrik Welesi memang sangat memprihatinkan akibat longsor, sehingga sangat tidak layak untuk digunakan oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua maupun empat.

Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si, Rabu (6/3/2019) saat dihadapan masyarakat Distrik Welesi memastikan, pekerjaan jalan tembus distrik Wouma ke distrik Welesi menjadi perhatian pemerintah Jayawijaya dan akan dikerjakan pada tahun 2019 ini.

Menurut Bupati, jalan longsor yang ada di Kampung Wesakin memang menjadi perhatian utama karena jalur tersebut selain digunakan untuk aktifitas warga masyarakat, Jalan tersebut merupakan jalur penting untuk menuju tempat FBLB dan juga tempat wisata yang ada di Distrik Welesi.

Kata Bupati, Selain perbaikan jalan yang longsor di Kampung Wesakin Distrik Wouma, pemerintah Kabupaten Jayawijaya berencana membangun jalan tembus dari Distrik Welesi menuju ke Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya.
Jelas Bupati, pembangunan Jalan Tembus Distrik Welesi ke Distrik Walaik akan dibangun sejauh 7 kilo meter dan menggunakan dana sebesar 3 Miliar rupiah.

Namun, jelas Bupati Banua, untuk Tahun 2019 ini pemerintah akan membuka jalan tembus tersebut sepanjang 4 kilometer, dan akan diusahakan untuk tetap membukanya sepanjang 7 kilometer walaupun sebagian jalannya hanya timbunan tanah.(NP)

Bagikan :

News Feed