oleh

Pemda Jayawijaya Serahkan SK Penempatan Guru Kontrak

Wamena Kawat Timur, – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya secara resmi telah memberikan Surat Keputusan (SK) penempatan kepada 50 tenaga Kontrak dari Yayasan Reformasi Indonesia Cerdas yang nantinya mengabdi sebagai tenaga guru di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Pemberian SK penempatan itu dilakukan langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si, Kamis (14/3/2019) di Aula Wio Kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya kepada perwakilan Guru Kontrak dan Kepala Sekolah.

Bupati Kabupaten Jayawijaya, usai kegiatan tersebut mengungkapkan, Penempatan 50 tenaga guru yang baru saja dilakukan penyerahan SK penempatan akan disebar pada 20 Sekolah Dasar dan 5 SMP yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Menurut Bupati Banua, setiap sekolah SD dan SMP akan mendapatkan tambahan 2 tenaga guru kontrak.
“Penempatan ini dilakukan terutama pada sekolah-sekolah yang belum berjalan dengan baik, jadi pembagiannya setiap sekolah mendapatkan 2 tenaga guru,” ungkap Bupati Banua.

Kata Bupati, pemerintah telah menyiapkan nama-nama tenaga guru lokal setempat yang nantinya akan ditempatkan bersama 2 tenaga Guru kontrak.

Terkait penambahan guru lagi, Bupati Banua memastikan, pemerintah Jayawijaya telah memprioritaskan perekrutan tenaga guru pada penerimaan CPNS tahun 2019.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya, Wolden Hood Sinaga menjelaskan, pengadaan guru Kontrak di Kabupaten Jayawijaya telah berjalan selama 3 Tahun, dan untuk tahun 2019, beberapa guru dari Yayasan Reformasi Indonesia Cerdas ada yang kembali dikontrak dan juga ada penambahan.

Terkait kemanan tenaga Guru Kontrak, Wolden memastikan, pihaknya memang tidak memasukan kemanan dalam syarat kontrak, namun sebelum dilakukan penempatan, dinas pendidikan telah berkoordinasi dengan kepala Distrik, Kepala Kampung dan tokoh masyarakat yang ada di lapangan terkait penempatan tenaga guru.

“Kami juga sudah bekali mereka dengan berbagai hal, salah satunya harus membangun komunikasi yang baik dengan masayarakat tempat mereka bertugas,” kata Wolden.

Untuk Roling tenaga Guru Kontrak, Wolden mengakui, memaang ada beberapa tempat yang dianggap rawan, namun pihaknya telah membaginya dengan baik, terutama untuk penempatan tenaga guru kontrak yang perempuan.(NP)

Bagikan :

News Feed