oleh

Deklarasi Damai Rapat Umum Terbuka, Begini Pesan KPU

JAYAPURA, Kawattimur – Parpol, Perwakilan Tim Pemenangan Capres Cawapres dan Calon Anggota DPD, menandatangani naskah deklarasi Kampanye Damai dan Rapat Umum Terbuka Pemilu 2019 yang di selenggarakan KPU di Taman Imbi, Senin (25/3/2019) pagi.

Penandatanganan naskah kampanye damai ini juga dilakukan oleh penyelenggara Pemilu dan Forkopimda sebagai komitmen wujudkan pemilu damai.

Komisioner Bidang Sosialisasi KPU Provinsi Papua, Tarwintomengajak seluruh pihak mewujudkan kampanye berlangsung aman dan damai. “Mari kita wujudkan kampanye rapat umum, pelihara rasa kebersamaan, persaudaraan dan jaga kedamaian,” ajak Tarwinto.

Lanjutnya , dengan dimulainya rapat umum terbuka, maka Peserta Pemilu dapat menggunakan kesempatan melakukan iklan kampanye di Media, baik media massa, elektronik dan daring. Demikian juga calon Anggota DPD, diminta untuk memanfaatkan kesempatan dari negara untuk menyiapkan materi iklan.

” Bagi iklan kampanye mandiri, kami minta Parpol maupun caleg untuk melaporkan pemasangan iklan ke pada KPU, demikian juga 14 Calon Anggota DPD, negara menyiapkan dana melalui KPU, jadi gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, masukan materi iklan agar KPU dapat mempromosikannya lewat media massa,” kata Tarwinto.

Dikesempatan yang sama KPU Papua menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Papua yang telah menyerahkan dana hibah untuk membangu kelancaran dan tahapan Pemilu Serentak 2019 di Tanah Papua

Perwakilan Tim Pemenangan Capres Cawapres dan Calon Anggota DPD

“Dana ini akan kami gunakan sebaik – baiknya untuk kelancaran pelaksanaan Pemilu di Papua,” katanya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Papua, Ronal Manoach mengatakan demokrasi yang akan di laksanakan 17 April 2019 merupakan proses pertama dan paling rumit, jadi tidak hanya penyelenggara, pemerintah namun masyarakat punya tanggung jawab sama. Menurutnya, deklarasi kampanye damai ini tidak hanya sebatas deklarasi semataSemua pihak diminta untuk bersama-sama memgawasi dan bertanggungjawab terhadap pelaksanaan Pilpres dan Pileg.

“kami harap ini bukan hanya deklarasi tapi menjadi tanggung jawab karena Bawaslu akan memgawasi jalan kampanye tersebut,” katanya.

Iya menyebut pelaksanaan Rapat umum dan kampanye terbuka sangat rentan pelanggaran, baik keterlibatan anak-anak, kampanye di tempat terlarang seperti di fasilitas keagamaan maupun menggunakak fasilitas pemerintahan.

“Hal-hal ini harus kita awasi bersama, laporan kepada bawaslu jika ada temuan,” katanya.

“Kalau mau pemilu damai, maka penyelenggara harus taat kepada aturan, TNI- Polri maka pemilu pasti akan berjalan damai, berkualitas yang akan menghasilkan dan pemimpin berkualitas,” katanya

Ia mengatakan Bawaslu tidak melakukan penindakan tapi pemgawasan, Bawaslu berkomitmen akan sportif pada pemilu di Papua.

“Bawaslu sudah bentuk gugus tugas, kalau ada pelanggaran silahkan di laporkan,” tambahnya.(TA)

Bagikan :

News Feed