oleh

Dandim 1710 Mimika : Kondisi Dua Anggota yang Terluka Mulai Stabil

TIMIKA (KT) – Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan bahwa kondisi kedua anggota TNI yang terluka akibat terkena tembakan, mulai kondusif dan masih menjalani perawatan khusus di RSMM Mimika, Jalan SP V. Rabu (24/4/2019).

“Satu orang dari Yonif Raider 321 dan satu orang Detasemen Penerbat. Secara umum, kedua anggota mulai membaik. Mudah-mudahan cepat sembuh sehingga bisa bergabung bersama rekannya dan melaksanakam tugas,” ujar Letkol Inf Pio L Nainggolan ketika ditemui di Koramil 02/1710 Mimika, Rabu (24/2019).

Sementara itu Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menjelaskan insiden penembakan tersebut dilakukan KKSB yang teridentifikasi dari kelompok Egianus Kogoya.

Dimana, pada pukul 10.45 WIT saat bongkar muat bamak dari Helly Bell dengan no. Seri HA-5179 milik penerbad TNI AD
yang dilaksanakan oleh 01 regu Prajurit yang tiba-tiba mendapat serangan di halam Kantor Distrik Nirkuri Kabupaten Nduga

“KKSB melakukan serangan dari jarak cukup jauh sekitar 100 meter dengan sistem hit and run. Mereka menyerang secara tiba-tiba kemudian menghilang melarikan diri ke dalam hutan. Pasukan TNI berusaha membalas namun belum diketahui adanya korban dari pihak KKSB,” ujar Kapendam dalam rilis yang diterima, Rabu (24/4/2019)

Dari serangan tersebut mengakibatkan 2 orang Prajurit TNI mengalami luka tembak atas nama Serda Dedy yang terserempet proyektil di bagian punggung lantaran terkena tembakan arah menyamping dari kiri ke kanan di balik rompi dan Prada Muhammad Hoirul Zahman Zahri mengalami luka tembak pada betis kiri. (AWA)

Bagikan :

News Feed