oleh

Caleg Hanura Sebut Ada Intervensi Penyelenggara Pemilu

Wamena (KT) – Calon Legislatif DPRP Provinsi Papua dari Partai Hanura, Ronny Elopere mengklaim ada Intervensi penyelenggara dalam hal ini KPU dan Panwas terhadap jalannya Proses Pemilu di Distrik Pelebaga Kabupaten Jayawijaya.

Hal itu disampaikannya, Kamis (9/5/2019) di depan kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya pada saat suasana Aksi Demo Damai.

“Ada pembiaran yang sengaja dibuat oleh KPU dan Bawaslu Jayawijaya, karena kami sudah menuntut fakta yang ada di lapangan karena Pleno Distrik tidak dilakukan,” ungkap Ronny.

Dirinya menyayangkan, telah terjadi pengandaan rekapan perolehan suara yang dipegang oleh Panwas dan PPD.
Menurutnya, tugas Panwas adalah melakukan pengawasan, namun yang terjadi sebaliknya.

“Saya rasa ini ada intervensi pihak tertentu untuk mengelabui suara ini,” tegas Ronny.
Diakui Ronny, dari kesepakatan suara di Distrik Pelebaga telah diserahkan kepada dirinya sebanyak 10 ribu suara dan itu melalui kesepakatan bersama yang dihadiri kepala distrik serta orang-orang tua dan juga penyelenggara Pemilu dalam hal ini PPD.

Lebih aneh lagi, Ronny menyebutkan, dalam Pleno Kabupaten di Kantor DPRD Jayawijaya, berita acara yang dibacakan adalah berita acara yang dipegang oleh Panwas bukanlah milik PPD Distrik.
Dari kejadian ini, dirinya meminta dengan tegas agar segera mengembalikan suara sebanyak 14 ribu milik Ronny Elopere pemilihan Distrik Pelebaga.

Dirinya akan siapa menindaklanjuti masalah ini hingga tingkat Pusat dan Provinsi jika tidak diselesaikan oleh Bawaslu dan KPU Jayawijaya.

Saat berita ini di turunkan, belum ada penjelasan resmi dari KPU dan Bawaslu Kabupaten Jayawijaya, walapun media ini telah menghubungi Ketua KPU dan Bawaslu Jayawijaya pada jam 12.57 siang via Whatsaap dan SMS, namun tidak ditanggapi.

Taggapan berarti hanya dikirim oleh Ketua Bawaslu Jayawijaya, Fredy Wamo dengan kalimat, “Saya masih di rumah, belum ke kantor, kalau sudah dikantor atau tempat kegiatan Pleno saya hubungi teman-teman lagi,” ungkap Ketua Bawaslu Jayawijaya melalui pesan singkatnya yang diterima oleh wartawan media ini.(NP)

Bagikan :

News Feed