oleh

Pertamina Pastikan Pasokan BBM ke Papua Selatan Aman, Pasca Terbakarnya 2 Kapal Pengangkut Minyak

JAYAPURA (KT) – Pasokan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar di wilayah Papua bagian selatan tidak mengalami gangguan yang signifikan, pasca terbakarnya dua unit kapal pengangkut 10 ton BBM jenis premium di Pelabuhan kelapa Lima Merauke, Kamis (16/5) lalu.

Hal ini diungkapkan Penjabat Sementara (Pjs) General Manager PT. Pertamina MOR VIII Papua – Maluku, Salahuddin di Kota Jayapura, Senin (20/5/2019).

Salahudin menerangkan, kebakaran dua kapal pengangkut BBM itu tidak membuat terganggunya ketersediaan stok BBM mulai dari Merauke hingga Kabupaten Asmat. Kata dia, anak perusahaan PT Pertamina langsung mengambil langkah cepat guna menyikapi hal tersebut.

“Semuanya dapat terkendali setelah anak perusahaan kita langsung berkoordinasi dengan mitra penyedia jasa yang ada untuk menyalurkan stok BBM di hari berikutnya,” terangnya menjawab pertanyaan kawattimur.com di sela buka puasa bersama insan pers Jayapura.

Diketahui sebelumnya, kebakaran hebat yang menghanguskan dua kapal pengangkut bahan bakar minyak Sinar Maros dan Kapal Samudera Jaya yang digunakan PT.Pertamina terjadi pada Kamis (16/5) lalu sekitar pukul 13.00 WIT. Kebakaran terjadi ketika para pekerja dalam kapal sedang melakukan aktivitas bongkar muat BBM.

Api dapat dipadamkan sekitar dua jam kemudian, setelah pemadam kebakaran yang dibantu aparat kemanan dan warga setempat mendatangi lokasi kejadian serta memadamkan api. Meskipun demikian, insiden tersebut menelan empat korban jiwa, dan seorang mengalami luka cukup serius.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menerangkan, kasus tersebut masih dalam penanganan Satuan Reskrim Polres Merauke. “Kasus itu masih dalam tahap penyidikan dan penyelidikan. Sudah lebih dari satu orang saksi yang dimintai keterangan,” ungkap Kamal. (Ara)

Bagikan :

News Feed