oleh

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kericuhan di Terminal Expo Waena

JAYAPURA (KT) – Kepolisian Resort Jayapura Kota telah menetapkan tiga orang tersangka atas kericuhan antar dua kelompok warga di Terminal Expo Waena, yang berbuntut tewasnya seorang anggota TNI yakni Serda Herman Tabuni, beberapa waktu lalu.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas melalui Kasubag Humas Iptu Jahja Rumra, Senin (27/5/2019, mengatakan penetapan status tersangka terhadap ketiga orang tersebut bukan sebagai pelaku penikaman yang menewaskan Serda Herman, melainkan terkait kepemilikan senjata tajam.

“Ada tiga orang jadi tersangka atas kasus kepemilikan senjata tajam dalam kejadian,” kata Iptu Jahja Rumra, Senin sore.

Kini, Satuan Reskrim Polres Jayapura Kota masih mendalami siapa pelaku utama yang menyebabkan Serda Herman tewas karena luka tusukan.

Polisi masih melakukan pemerikaan secara terhadap terduga para pelaju swcara menyeluruh, guna menentukan siapa diantara ketiganya yang melakukan penikaman, selain dari tindakan pengeroyokan terhadap korban.

Jahja meyakini, diantara ketiga orang tersebut akan ada yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Serda Herman Tabuni. “Mungkini minimal dua orang akan kena,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Serda Herman Tabuni tewas di Terminal Expo Waena, Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (25/5) malam, ketika terjadi keributan antar kedua kelompok warga.

Akibat kejadian tersebut, Serda Herman Tabuni mengalami beberapa luka tusukan dibagian perut dan nyawanya tidak terselamatkan meski sudah diberikan penanganan di rumah Sakit Dian Harapan. Selain itu, pembakaran terhadap angkutan umum dan sepeda motor serta sebagian bangunan terminal pun terjadi, tak lama setelah penikaman.

Data yang dihimmpun kawattimur.com, kerugian materil akibat kejadian tersebut meliputi 3 unit ngkutan umum jenis Star Wagon, satu unit motor Yamaha Jupiter Z, beberapa lapak jualan pinang serta sebagian bangunan Pangkalan Angkot Jurusan Waena-Abepura dan Jurusan Waena-Sentani. (Ara)

Bagikan :

News Feed