oleh

7 Kampung Komitment Bangun Gereja Gunakan Dana Kampung

Wamena (KT) – Tujuh kampung yang ada di Wilayah Distrik Bpiri Kabupaten Jayawijaya berkomitment bersama untuk memberikan bantuan dana dalam rangka membangun rumah Ibadah atau Gereja yang ada di daerah itu.
Komitment bersama warga masyarakat Distrik Bpiri diapresiasi langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si, Jumat (22/11/2019) saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Bpiri bersama beberapa kepala OPD.

Usai menyerahkan dana bantuan pembangunan Gereja kepada perwakilan dua Gereja, Bupati mengakui, kehadirannya di Distrik Bpiri guna melakukan kunjungan kerja sekaligus menyerahkan dana bantuan pembangunan gereja yang sudah disepakti bersama oleh masyarakat yang ada di 7 Kampung.

Meresmikan Kolam Ikan Milik Kelompok Tani Di Distrik Bpiri

Menurut Bupati, di Wilayah Distrik Bpiri, ada 4 Gereja yang akan dibangun oleh masyarakat, namun untuk tahun 2019 ini, masyarakat yang ada di Distrik Bpiri sudah menyepakati akan membangun 2 gereja terlebih dahulu dan untuk 2 Gereja lagi akan dilakukan di Tahun 2020 mendatang.

Untuk itu, Kata Bupati Banua, dalam mendukung pembangunan Gereja di Wilayah Distrik Bpiri, setiap kampung diwajibkan menyumbang 170 juta.

“Jadi untuk dua gereja yang akan dibangun, dananya sudah dibagi dua untuk pembangunan itu, dan itu diluar dari tambahan Bupati,” kata Bupati Banua.

Kata Bupati, penyaluran dana kampung sudah dirasakan oleh setiap kampung yang ada di Kabupaten Jayawijaya, sehingga sangat penting dana kampung itu dipergunakan dengan baik dan bijak, karena jika digunakan dengan baik, tentunya manfaat dari pembangunan yang dilakukan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Selain bantuan dana untuk pembangunan Gereja, Bupati Banua berharap kepada kepala Kampung yang ada di Wilayah Distrik Bpiri agar dapat meyisihkan dana sedikit dalam rangka pemasangan meteran listirik ke setiap perumahan warga.

Bupati Banua juga memberikan apresiasi kepada salah satu Kepala Kampung yang ada di Distrik Bpiri yang benar-benar menggunakan dana kampung untuk membangun kantor Kampung, Balai dan perumahan bagi Warga masyarakat.

Kata Bupati, semua kampung yang ada di Kabupaten Jayawijaya harus dapat mencontohi kampung Dlonggoky yang ada di Distrik Bpiri, karena walaupun Kepala Kampungnya adalah orang tua, namun perhatian dan kepeduliannya untuk masyarakat sangat besar.

Sementara itu, Pendamping pemberdayaan Distrik Bpiri Kabupaten Jayawijaya, Irwan Asso menjelaskan, dana kampung yang sudah di cairkan oleh Distrik Bpiri adalah dana kampung tahap pertama 20 persen dan tahap kedua 40 persen.

Dijelaskan, penggunaan dana kampung di Distrik Bpiri sudah sesuai dengan APBK dan pembahasannya juga melalui Musyawarah kampung, diantaranya bidang penyelenggaraan pemerintah, pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan.

Untuk pembangunan Fisik, Irwan menjelaskan, yang akan dilakukan masyarakat Bpiri khususnya pembangunan fisik ialah membangun 2 gereja.(NP)

Bagikan :

News Feed